Wednesday, August 1, 2018

Memahami Sistem Pencernaan Manusia


Segala makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, akan melewati pelaksanaan pengolahan di dalam sistem pencernaan. Ada banyak organ yang terlibat dalam sistem pencernaan manusia, untuk membuat makanan yang Anda makan bisa dicerna dan diserap oleh tubuh.

Metode pencernaan manusia dirancang untuk merubah seluruh makanan yang Anda konsumsi menjadi nutrisi, yang nantinya akan diterapkan untuk pelaksanaan perkembangan dan perbaikan sel tubuh, juga sebagai sumber energi. Untuk bisa menerapkannya sebagai nutrisi, tubuh perlu merubah protein menjadi asam amino, lemak menjadi asam lemak, dan karbohidrat menjadi gula.

Untuk bisa diterapkan sebagai sumber energi, makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh seharusnya diolah lebih-lebih dahulu. Progresnya cukup rumit dan panjang. Setidaknya, butuh waktu sekitar 30-40 jam sebelum sisa pencernaan makanan dibuang melewati BAB. Dikala mengolah makanan, ada banyak organ yang terlibat dalam pelaksanaan tersebut. Berikut beberapa organ tubuh yang bertanggung jawab dalam sistem pencernaan manusia:

Mulut
Pelaksanaan pencernaan diawali dari mulut. Di dalam mulut, makanan digigit, dikunyah, dan digilas sampai halus. Air liur yang bercampur dengan makanan akan memecah bahan kimia dalam makanan tersebut dan membuat makanan menjadi lunak dan mudah ditelan. Lidah juga membantu menasihati makanan di dalam mulut agar bisa tergigit oleh gigi, dan menunjangnya untuk ditelan.

Tenggorokan dan kerongkongan (esofagus)
Sesudah ditelan, pencernaan makanan akan melewati tenggorokan (faring) dan kerongkongan (esofagus). Kerongkongan yaitu saluran yang panjangnya sekitar 25 cm, mulai dari faring sampai lambung. Kerongkongan akan mengantarkan makanan yang telah ditelan untuk diolah lebih lanjut di dalam lambung. Di dalam kerongkongan, terdapat katup yang disebut dengan epiglotis. Bagian ini berfungsi untuk melindungi saluran nafas ketika menelan makanan atau minuman. Seandainya makanan atau minuman masuk ke saluran pernafasan, maka Anda bisa mengalami batuk atau tersedak.

Lambung
Tempat bertemunya lambung dan ujung kerongkongan dijaga oleh otot khusus yang disebut lower esophageal sphincter. Otot ini berfungsi menjaga pencernaan agar makanan yang telah masuk dan diolah di dalam lambung tidak kembali naik ke kerongkongan. Dikala masuk ke dalam lambung, makanan akan diaduk dan digiling. Lambung mengeluarkan zat asam dan enzim untuk melanjutkan pelaksanaan pemecahan makanan. Selain memecah makanan, lambung bisa membunuh bakteri yang mungkin ada di makanan yang dikonsumsi. Di dalam lambung, makanan akan dijadikan menjadi cairan pekat atau berupa pasta, dan berikutnya akan ditunjang ke usus halus.

Usus halus
Pencernaan Makanan yang telah menjadi cairan pekat atau semi padat berupa pasta (disebut juga kimus atau chyme), berikutnya ditunjang ke usus halus. Usus halus terdiri dari tiga bagian, yaitu duodenum (usus 12 jari), jejunum (usus kosong), dan ileum (bagian terakhir dari usus halus), yang memiliki tugas masing-masing. Makanan bergerak dari satu bagian ke bagian lain dari usus dengan bantuan gerakan peristaltik usus. Gerakan peristaltik yaitu serangkaian gerakan kontraksi dan relaksasi otot di saluran pencernaan, yang berfungsi untuk menyokong makanan. Duodenum bertanggung jawab untuk melanjutkan pelaksanaan pemecahan makanan, meskipun jejunum dan ileum bertanggung jawab untuk pelaksanaan perembesan nutrisi ke dalam aliran darah. Usus halus akan melanjutkan pelaksanaan pemecahan makanan dengan mengaplikasikan enzim yang dilepaskan oleh pankreas, dan cairan empedu dari hati.

Usus besar
Sesudah nutrisi di dalam makanan diedarkan ke darah, maka tentunya ada sisa pencernaan makanan yang berupa limbah. Limbah yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh ini diolah lebih-lebih dahulu di usus besar. Sebelum dibuang, limbah akan melewati bagian usus besar yang disebut dengan kolon. Berikutnya anatomis, kolon diawali dari cecum (dibaca sekum), yang terletak di dalam rongga perut bagian kanan bawah. Usus buntu terletak di bagian ini. Di kolon, terjadi perembesan air dan beberapa mineral ke dalam darah. Berikutnya, usus besar akan menyokong limbah makanan yang berupa kotoran ke dalam rektum, yaitu perhentian terakhir pada saluran pencernaan. Berikutnya, ketika kotoran ini akan dikeluarkan melewati anus, Anda akan menikmati mulas dan menjalankan BAB.

Metode pencernaan manusia seharusnya sehat agar berfungsi dengan baik untuk mengolah makanan. Seandainya penyakit yang sering terjadi pada sistem pencernaan yaitu maag, penyakit asam lambung, diare, sembelit, dan sembelit. Gangguan pada sistem pencernaan jika tidak ditangani dalam jangka panjang bisa memengaruhi status nutrisi seseorang.

Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, Anda direkomendasikan untuk banyak minum air putih dan memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat, mencakup buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Seandainya mengalami masalah dan gangguan pada sistem pencernaan manusia, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang pas.

Memahami Sistem Pencernaan Manusia

Segala makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, akan melewati pelaksanaan pengolahan di dalam sistem pencernaan . Ada banyak organ...